Pengenalan Komputer dan Perangkatnya


Komputer yang artinya menghitung. Definisi Komputer adalah alat/mesin yang dapat diprogram untuk menerima data (input), memprosesnya untuk menghasilkan informasi (output), dan kemudian menyimpannya ke media penyimpan (Secondary Storage).
Sistem komputer (computer system), terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras dan perangkat lunak tersebut harus bekerja bersama-sama membentuk suatu sistem yang lazim disebut dengan sistem komputer.

Pengertian Secara Umum
Secara umum Komputer dapat diartikan sebagai alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sekumpulan program dan mampu memberikan informasi dari hasil pengolahan tersebut. Dalam bahasa indonesia sering ditulis dengan komputer.
Istilah Komputer berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya, setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematika hitungan. Jadi apapun yang dilakukan oleh komputer, baik penampakan pada layar monitor, suara, gambar, dll. diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara elektronik.

Manfaat Sosok Inspiratif untuk Anak


Setiap orang tua dapat dipastikan memiliki impian dan cita-cita terhadap keluarganya, termas­­­­­uk cita-cita untuk mengantarkan anaknya menjadi orang sukses. Sukses tidaknya orang tua dalam mengantarkan anak pun juga masih tergantung pada usaha yang dilakukan. Semakin baik usaha yang dilakukan, maka semakin dekat pula mengantarkan anaknya pada pintu kesuksesan. Akan tetapi, terkadang motivasi orang tua untuk mengantarkan anaknya sukses sangat kurang. Terlebih orang tua yang tinggal di desa dan berlatar belakang ekonomi pas-pasan. Orang tua seperti ini biasanya akan membiarkan anaknya bertumbuh kembang dengan sendirinya dan hanya berharap nasibnya tidak sama seperti bapak atau ibunya. Pandangan orang tua seperti ini sudah sepantasnya mulai diubah, sebab seorang anak juga berhak meraih masa depan dan cita-citanya. Untuk itu, salah satu langkah yang bisa orang tua lakukan dalam mengantarkan anaknya menuju pintu kesuksesan adalah dengan cara menghadirkan sosok inspiratif pada anak. Misal, menghadirkan sosok orang sukses di usia muda, pengusaha, dokter, masinis, pilot, atau sosok-sosok inspiratif lainnya. Meskipun hanya sekadar berkenalan sebentar dengan sang tokoh, atau mencium tangan saja, namun hal itu akan memberikan energi positif yang luar biasa bagi si anak. Beberapa orang tua mungkin akan mempertanyakan mengapa orang tua perlu menghadirkan sosok inspiratif pada anak? Berikut tiga manfaat yang bisa didapat si anak saat bertemu dengan sosok inspiratif. 

Virtual Server


Sekilas dari namanya Virtual Server merupakan server yang virtual (tidak nyata). Definisi tersebut memang benar adanya. Namun menurut Wikipedia, Virtual Private Server (VPS) dibuat dengan membagi resource server fisik ke dalam server-server virtualisasi dimana resource dapat dialokasikan dengan suatu cara yang tidak akan mempengaruhi hardware server secara langsung. Jadi, Virtual Server merupakan suatu teknologi virtualisasi di mana dapat membagi sumber daya sebuah server fisik menjadi beberapa bagian secara virtual. Hampir sama ketika anda melakukan instalasi VirtualBox dalam komputer. Bedanya yaitu, sebuah Virtual Server berjalan pada suatu server yang biasa disebut Node/ Hypervisor pada data center. Jadi anda dapat melakukan aktivitas dalam Virtual Server full 24 jam dengan akses root (utama). Virtual Server sering juga disebut dengan VPS (Virtual Private Server) atau VM.

Alur Proses Produksi Multimedia - Teknik Pengolahan Audio dan Video

Istilah Multimedia terbentuk dari dua frasa, Yaitu multi "banyak" dan media "sesuatu/alat untuk menyampaikan.
Pemanfaatan komputer sebagai media untuk membuat dan juga menyatukan data gambar, teks, grafik, animasi dan audio/video dengan menggunakan perangkat lunak yang memungkinkan pemakai untuk berkreasi, berinteraksi dan berkomunikasi. Metodologi yang paling umum dipakai pada proses produksi Multimedia adalah yang biasa disebuat dengan alur produksi 3 tahap. Secara umum, proses produksi multimedia dirancang dengan menjalankan 3 tahap sebagai berikut :
  • Pra produksi / Pre-Production
  • Produksi / Production
  • Pasca produksi / Post-Production
Pre-production atau pra produksi merupakan tahapan perencanaan. Secara umum, merupakan tahapan persiapan sebelum memulai proses produksi (shooting film atau video). 
Pada intinya tujuan pra produksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya video sesuai dengan harapan.
Beberapa elemen yang perlu dipertimbangkan dalam proses pre-production :

Cara Meningkatkan Security Pada Komputer

Cara Meningkatkan Security Pada Komputer
Cara Meningkatkan Security Pada Komputer. Hai ! Apakah anda mempunyai sebuah komputer atau laptop ? tetapi anda kurang paham bagaimana cara meningkatkan security pada laptop dan komputer ? tenang disini saya akan menjelaskan bagaimana cara meningkatkan security pada laptop maupun komputer, berikut penjelasannya :
Step 1 Tingkatkan Dengan Antivirus!
Pada dekstop / komputer biasanya berisikan firewall, nah pada security dekstop tersebut sepertinya belum cukup untuk melindungi data data anda pada komputer, dan anda harus memakai aplikasi antivirus/malware, kenapa ? karena semua antivirus sudah mensupport atau mencegah serangan malware, seperti virus, adware, trojan, rootkit, worm dan spyware saya jelaskan sedikit tentang malware yang saya sebutkan tadi.

Install CMS Balitbang versi 3.5.2 di Ubuntu 12.10

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Salam Pendidikan! 
Ada ide yang tersirat dalam benak saya, bagaimana kalo apa yang sudah saya coba bisa dicoba juga oleh rekan-rekan admin website sekolah yang menggunakan
Sistem Operasi Linux tentunya Ubuntu 12.10 yang saya gunakan saat sekarang, sebenarnya tidak terlalu susah install cmsbalitbang di Ubuntu. Semoga para master pengembang cmsbalitbang yang sampai sekarang sudah berkarya demi kemajuan sekolah yang memanfaatkan cmsbalitbang sebagai cms pilihan untuk membuat website sekolah memberikan ijin kepada saya untuk sedikit berbagi cerita, Kalo pun apa yang saya bagikan ini masih kurang lengkap, mohon kritik dan saranya. Sebagai referensi menggunakan linux pertama kali, Adapun tahapannya sebagai berikut :
1.  Download XAMPP for Linux disini : https://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html
2. Ekstrak filenya lampp hasil downloads dan letakkan file hasil extrak pada direktori /opt. Dalam kasus ini saya menggunakan XAMPP Linux 1.7.7

Tak Pernah Kembali

Diawal pagi ini kucoba memberanikan diri untuk mulai menggoreskan kisah yang mungkin tidak akan membuatmu tertarik bahkan untuk meliriknya sekalipun.
Tidak terasa sudah hampir 10 tahun kita berpisah. Banyak hal yang aku lalui tanpa dirimu sejak saat kita mengucapkan kata “pisah”. Sungguh berat rasanya melewati hari-hari dengan rasa sepi di hati. Berbagai cara telah aku lakukan untuk bisa sejenak melupakanmu. Aku menyibukkan diri dengan sekolah dan sampai sekarang saat sudah kuliahpun aku masih sempat memikirkanmu. Aku masih sering bertanya apa kabar dirimu, sedang apa dirimu, bahagia atau sedihkah dirimu, masihkah kau bersikap cool seperti biasanya, tanpa tahu apa jawabanmu. Sering aku menyebut namamu saat suasana hati tak menentu.
Menunggu kabar darimu adalah hal yang aku tekuni selama sudah hampir 10 tahun terakhir ini. Namun, semuanya sia-sia karena kau tidak mungkin melakukan hal itu.
Pernah terbersit rasa jenuh di hati. Pernah juga aku mengutuk diri karena selama ini terlanjur bodoh menunggumu. Aku juga tidak pernah menyangka mengapa aku masih selalu mengagumimu dalam anganku tentang masa lalu kita. Banyak hal yang masih aku ingat yang membuatku tidak mudah untuk melupakanmu. Saat di sekolah misalnya, aku melakukan banyak hal gila untuk bisa sekedar menarik perhatianmu. Aku selalu menyanyikan lagu cinta dalam kelas berharap kau mengerti apa yang sedang aku rasakan. Aku menulis banyak puisi tentangmu dan tentang kita. Saat ini pun, aku masih tersenyum malu ketika membayangkan semuanya lagi. Ada rasa bahagia yang menghampiriku saat ini ketika aku membayangkan kisah bahagia kita. Namun, tidak dipungkiri juga disaat yang sama aku pun merasakan kesedihan mendalam karena harus menghadapi kenyataan bahwa semuanya itu kini tinggal kenangan.

Install Pascal di Linux [Ubuntu 12.10 Quantal Quetzal]

Setelah mencari kesana-kesini tentang bagaimana menjalankan Pascal di linux, akhirnya berhasil juga pascal dijalakan pada linux. Pada saat saya testing pascal, saya mengunakan Ubuntu 12.10 (Canonical telah menghadirkan 'Quantal Quetzal', sistem operasi Linux versi Ubuntu 12.10 QQ sesuai jadwal pada tanggal 18 Oktober, seraya mengumandangkan slogan 'Avoid the pain of Windows 8!') Walaupun sekarang sudah ada versi ubuntu 13.04, tapi nggak apa-apalah saya mencobanya dengan versi itu. Ketika kita ingin memanggil program Pascal di linux, itu caranya hampir sama ketika anda menjalankan program pertama kali pada windows.

Can’t be Together

Aneh memang. Meski aku sudah tau bahwa dia sudah tak sendiri lagi tapi entah mengapa aku tetap mengharapkannnya dan tetap menginginkan dirinya. Meski berulang kali aku mencoba tetapi tetap saja rasaku itu tak mampu tuk aku hapuskan.
Rasa itu tetap ada. Tetap bertahan dan enggan untuk berlalu.
Adinda, itu nama gadis yang beruntung itu. Gadis itu dan pangeran impianku ternyata sudah menjalin hubungan sejak lama. Yah kalau boleh dikatakan aku terlambat masuk dalam hidupnya. Terlambat sudah bagiku mengenal dirinya. Menurutku itu tak adil bagiku. Sungguh tidak adil. Sungguh disayangkan memang tapi aku tak bisa berbuat apapun semuanya mungkin sudah ditakdirkan seperti itu.
“Kok diam?” tanyanya
“nggak apa-apa” jawabku
“Kenapa perasaanmu tak kau utarakan saja padanya?” tanyanya lagi. Aku hanya diam. Aku terdiam karena memang aku tak memiliki jawaban. Karena sebenarnya selama ini orang yang kusukai itu adalah dia. Tapi mungkin saja dia tidak menyadarinya.
“Mulai besok aku akan pergi” kataku dia terlihat kaget dengan ucapanku
“Jangan bercanda astrid,”
“Aku serius” ucapku

Akhir Cerita

Akhir Cerita

Di Penghujung senja,
Ketika sampai padanya pesan
terakhir dari seseorang yang
pernah datang dan mengukir kisah dalam hidupnya
"Semoga kita bahagia dengan jalan kita masing-masing."
Kalimat itu membuat matanya mengembun, tak tahu kenapa,
air mata menetes dengan sendirinya
Bisiknya pada hari,
Seperti senja bukan?
Pertemuan singkat tapi
meninggalkan begitu banyak cerita.
Mungkin ini terakhir kali kita
Meneteskan air mata untuk
segala perjalanan panjang ini,
Kisahmu sudah tak bisa lagi
Kubawa dalam langkahku,
Tapi Perjalanannya akan selalu ada dalam jiwaku
Terima Kasih untuk segala
hiruk-pikuk perjalanan ini,

Maaf aku pamit,
Kutinggalkan kau karena-Nya
Aku juga tak kembali karena-Nya.
Do'a baik untukmu dan seseorang
Yang kini berada di sampingmu.

@by : iwan

Goodbye My Love

Entah bagaimana perasaan yang aku rasakan saat ini. Apakah ini bentuk penyesalan yang teramat mendalam atau apakah ini hanya untaian masa lalu yang membuatku kadang bisa gila memikirkannya. Cerita ini bermula dari dua puluh tahun yang lalu, ketika itu aku baru memasuki sekolah menengah pertama. Di hari pertama sekolah ketika aku masuk ke dalam kelas mataku tertuju pada seorang anak perempuan yang duduk manis di bangku deretan nomor dua dari depan. Aku langsung terpana melihat anak perempuan yang berwajah sangat manis itu. Setelah semua siswa dikelasku memperkenalkan dirinya masing-masing, barulah aku mengetahui jika anak perempuan itu bernama Sinna. Mungkinkah ini cinta monyet atau cinta apalah, aku langsung jatuh cinta dengan Sinna.

Hijabmu Mahkotamu

Rinai hujan yang memusimkan di bulan November seakan akan awan menangis dan langit pun menyelimuti
Zaman kini telah berbeda, dimana masa yang banyak dipengaruhi oleh budaya asing. Seolah-olah manusia mudah terjerumus dengan hal hal yang negatif. Yang tak disangka malah terjadi, sedangkan yang diharapkan tak terwujudkan.
Berawal dari 2 orang akhwat yang bersahabat bernama Maidina Fadhila dan Hanifa Salsabila. Maidin (Maidina Fadhila) mempunyai karakter yang religius, pintar agama, dan selalu sabar dalam hal apapun. Sedangkan Ifa (Hanifa Salsabila) sifat nya kalah jauh dari sahabatnya, ia senang sekali bergaul dengan para ikhwan walaupun yang baru dikenalnya pun ia sudah bisa langsung akrab dan ia selalu tebar pesona terhadap para kaum adam tersebut.
Saat di halte, mereka sedang menunggu bus dan sambil berbincang bincang.
“Maidin, kamu lihat gak cowok geng motor yang kulitnya putih terus pake anting sebelah dan dia sering nongkrong di kafe moccala itu? dia kece banget Mai” ucap Ifa yang terpesona.
“Astagfirullah Ifa, istighfar. Ini bulan puasa, jaga pandanganmu dari yang bukan makhram mu. Dosa!” tegur Maidin.

Love You Thousand Times

The sun shone brightly. The birds chirped happily. Every body was busy with their activities. So did Dinda.
That morning she went to a beautiful park near her house. A park where she usually spend her spare time for a few months before.

After her boy friend leave her away, she became depressed and live in sorrow. Then someone came to her life. Brought a happiness. They became good friends although they never meet before. They communicated by phone. They motivated each others. They have many similarities and so on. Dinda was very happy. She could forget her sorrow. But unpredictable thing happened. There was a small dispute among them. They lost contact. Dinda was sad, but she promised herself that she’ never let her down.
 

Tentang Kamu

Seseorang yang menarik perhatianku dari awal, seseorang yang mampu mengubahku. seseorang Yang selalu ada di hati ini, dari awal berjumpa sampai hari ini. Seseorang itu adalah “kamu” (Desti)
Kamu sosok terbaik yang perna kukenal, sosok yang mampu mengubah hari-hariku. Hingga aku jatuh terlalu dalam dengan angan-angan Dan mimpi-mimpi indah jika cintaku ini terbalaskan!
“Desti” seseorang yang kukenal delapan tahun silam. Perjumpaan kami saat aku masuk ke salah satu Sekolah Menengah Atas di Desa, Sikapnya yang lembut dan baik yang Membuat aku semakin mengaguminya. meski sampai detik ini dia tak pernah mengetahui tentang perasaan ini yang begitu mendalam padanya!
Aku takut Desti Tak punya rasa yang sama, aku takut Desti hanya menganggap aku junior tak lebih, aku takut aku akan Dikecewakan oleh harapan Yang menggebu-gebu. Dari awal aku menyukainya, aku selalu mencari tau tentangnya. dari keluarganya, sahabatnya dan rutinitasnya sehari-hari.
Aku tak pernah merasa letih dalam mengejar cintanya, meski ku tau di luaran sana banyak yang menaruh hati pada “Desti”

Penyesalan

Mata setengah terbangun memulai hari yang baru bersama ayahku tanpa ibu di sisiku, hidup akan terus berputar, dan aku pun tidak boleh terus menerus seperti ini aku harus bisa menerima kenyataan yang ada, karena aku pun harus menjaga ayahku, aku tidak mau kehilangan seseorang yang aku sayang untuk kedua kalinya.
“pagi ayah…” ucapku “pagi sayangku cerry” jawab ayah “ayah kok merok*k sambil minum kopi sih, gak boleh tau yah apalagi masih pagi begini yah” memberi tahunya “biarin cher ayah udah kebiasaan begini dari dulu” jawabnya “pantesan aja ibu sering bilangin ayah, tapi ayah keras kepala sih dibilanginnya” candaku “iya ibu sering banget bilangin ayah kaya kamu gini, tapi ibu sudah tidak sama kita lagi di sini” jawabnya “iya ibu sudah tenang di sana yah, kita hanya bisa doakan saja dari sini” mendoakan “sudah sudah kamu berangkat sekolah gih, nanti telat lagi” menyuruhku “tapi ayah janji akan berhenti kebiasaan merok*k pada pagi hari yaa dan seterusnya” buat janji “iya ayah janji “janji padaku “ya udah yahh aku pamit dulu ya.. asalamualaikum..” pamit dan salam kepada ayah “waalaikumsalam… hati hati di jalan, semangat cher ”memberi semangat “iya yahh dahhh” jawabku.
Sepulang dari sekolah seperti biasa aku bertemu orang yang bisa membuat ku bahagia di cafe “hay sayang, udah lama yaa nunggunya?” Tanyaku “belum kok, mau pesan apa?” bertanya kepadaku “emmm… jus orange aja, aku haus banget soalnya” jawabku “uuu kasian cape yaa, aku pesenin dulu yaa” candanya “iya cape banget” ucapku.
Setelah selesai aku pun pulang dianterin carlo sesampainya di rumah. Tok..tok… “asalamualaikum yah” salamku “waalaikumsalam…” jawab salam “ayah ini kelalin carlo pacarku” memperkenalkan “carlo om” berjabat tangan “ya udah kamu masuk dulu cher” menyuruhku “kalau gitu saya pulang dulu om” berpamitan “iya” jawab ayahku.

Rasa Yang Tak Dinanti

Wajah yang tak asing bagiku, selalu terdekap bayangnya dalam fikiranku, tahun demi tahun dilalui tanpa ada kata satupun… Inilah ceritaku
Masa kecil yang indah sangat dirindukan, tak ada rasa gengsi dan malu, dunia terasa sempurna tanpa beban apapun. Wajah yang tak terlalu sering kulihat namun selalu berjumpa, entah dalam hitungan hari, bulan maupun tahun. Dimulai dari keluarga mama, aku mempunyai sepupu yang berumur sama denganku, mereka adalah Awan, Risa dan aku… dari kecil kami sering bermain bersama, setiap ada acara keluarga pastinya. ya, namun Awan tidak tinggal di kota melainkan tinggal di desa, hanya satu tahun sekali aku berjumpa dengannya. Tahun demi tahun kami lalui, sering berliburan bersama, becerita, bertanya kabar di social media, dsb. Hingga suatu saat kami betiga merencanakan liburan ke Jakarta mengunjungi salah satu saudara mama.
Libur pun tiba, keberangkan kami telah dijawalkan dan kami siap untuk pergi liburan bertiga dengan mengunakan pesawat. Pada saat itu kami masih berumur 15 tahun, kami pun mendapatkan perhatian khusus dari pramugarinya.. sesampai di Jakarta kami dijemput oleh onti Sari dan suaminya, liburan kami dimulai dengan mengelilingi kota Jakarta hingga suatu hari kami ke dufan untuk bermain wahana yang mendebarkan..
“Awan, Risa, Nita bersiaplah dari pagi, kita esok akan ke dufan” ujan onti Sari
“okeh onti” jawabku
Kami pun berangkat.. Pada salah satu wahana suami onti menantang kami,
“siapa yang berani naik wahana torpedo akan mendapatkan reward” ujarnya
Hanya aku dan Awan berani, kami pun menaiki wahana tersebut dan karena kami ketakutan, kami pun bergandeng tangan..

Do'a Permohonan Surga Untuk Ibu

Semua orang duduk bersila menantikan sebuah ceramah, tapi siapa sangka bahwa semua itu hanya dusta. Dari sekian banyak jamaah, ada yang sibuk bicara, ada yang sibuk mengunyah bahkan ada pula yang tertidur pulas dengan wajah tanpa dosa.
Entah apa yang merasukiku, aku tak bersikap seperti biasanya yang sangat suka membuat kegaduhan dimana-mana. Saat ini aku hanya diam, kubiarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an menghanyutkanku sangat jauh hingga akhirnya menenggelamkanku.
Pertahananku jebol, air mataku mengucur deras ketika Penceramah berdoa untuk untuk semua orang tua yang telah membesarkan kami.
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami yang secara sadar dan tidak sadar kami lakukan terhadap orang tua kami. Berilah kami kesempatan untuk mengucap maaf kepada orang tua kami karena kami tidak pernah tahu apa isi skenario kehidupan kami selanjutnya. Kami tidak bisa membayangkan apabila pulang nanti kami sudah tidak bisa bercengkrama dengan orangtua kami lagi, kami tidak bisa membayangkan apabila pulang nanti kami temukan orangtua kami sudah tak bernyawa. Maka dari itu Ya Allah izinkanlah kami berbakti setulus hati kepada orangtua kami.” Doa Penceramah di sela tangisnya yang menggema.

Membuatku Menjadi Lebih 'Baik'

Aku bukanlah orang yang baik menurutku. Tapi siapa sangka aku akan mendapat sebuah kejutan dari Tuhanku, yaitu Allah. Sebuah kejutan yang ternyata menuntunku ke jalan yang benar. Aku merasa kalau Allah masih menyayangiku. Semuanya berawal dari sebuah malam yang dimana saat itu langit penuh dengan bintang.
Aku berjalan pulang sendiri ditengah malam yang sepi. Walaupun aku tak tahu aku akan diterima di rumah atau tidak. Karena sudah beberapa hari ini aku tidak pulang ke rumah dan lebih memilih mengikuti ajakan kotor teman-temanku, walaupun aku tahu kalau mereka tak pantas disebut ‘teman’. Aku merasa sangat tinggi sekarang, sampai-sampai aku tak tahu apa yang terjadi padaku selanjutnya.
Aku terbangun dan aku mendapati diriku tertidur tengkurap di jalan. Tubuhku terasa sakit semua, aku tak tahu apa yang terjadi. Tapi, aku rasa ada perkelahian kecil yang sudah terjadi antara aku dan seseorang yang tak kukenal. Aku masih mengumpulkan nyawaku agar kembali seutuhnya.
“Apa kau baik-baik saja?” seorang perempuan yang bertanya padaku. Tapi aku hanya diam. Karena kurasa itu bukanlah hal yang penting untuk kujawab.
Lalu dia bertanya lagi “Apa kau baik-baik saja?’, dan sekali lagi aku tak menjawabnya. Aku membalik badanku, dan aku hanya melihat ribuan bintang yang bertebaran di langit yang gelap. ‘Apakah bintang-bintang itu bertanya padaku?’ Kataku dalam hati. Aku memejamkan mataku. ‘Huh, hal konyol apa yang aku pikirkan saat ini?. Bangunlah ada seseorang yang sedang menanyaimu’, kataku dalam hati.
Aku terduduk. Aku melihat seorang gadis berkerudung biru tua duduk di depanku. “Apa kau baik-baik saja?” untuk yang ketiga kalinya dia bertanya. Tapi aku hanya memalingkan wajahku. ‘Apa yang dilakukan gadis ini?’ Tanyaku dalam hati. Melihat aku yang terus tak menghiraukan pertanyaannya, gadis itu mengeluarkan sebuah cermin kecil dari dalam tasnya. “Ini” kata gadis itu sambil meletakkannya di bawah. Aku hanya memandangi cermin itu tanpa menyentuhnya. “Berkacalah. Lihat dirimu” tambah gadis itu sambil mendorong cermin itu dengan jari telunjuknya. Aku mengambil cermin itu dan aku melihat wajahku yang babak belur.

Ketika Membuka Mata


Ketika ku tau bahwa takdir tidak sepihak dengan jalan pikirku, saat dimana sebuah harapan yang kadang hanya menjadi angan-angan. Kini ku tau bahwa hidupku dimulai dari menutup mata dan kembali dengan mata terbuka dan berharap semua ini nyata…
“Risti, tunggu!! Kau ini selalu saja meninggalkan temanmu ini. Dasar!!”, seru teman di belakangku.
“Kamu, saja yang dari tadi lelet!”, jawabku membetak.
“Ya iyalah, emang tadi nggak lihat Ris?”, tanyanya lagi padaku.
“Liat apa sih?”, tanyaku geram.
“Itu tuh cowok pindahan di sekolah kita?”, jawabnya kembali.
“Hh, sorry gue nggak sempet liat Sit, gue buru-buru. O ya gue ingatin ya semua cowok itu sama, nggak ada yang beda!!”, jawabku sambil berhenti sejenak lalu pergi meninggalkan temanku itu.
Semester 1 telah berlalu kini aku sibuk dengan tugas-tugas yang telah menumpuk beberapa hari kemarin. Entah ada apa siswa-siswa perempuan di kelasku, mendengar bahwa ada siswa baru di kelas sebelah mereka lari pergi melihatnya, katanya sih cowok. Bagaikan kerbau terbirit-birit berebutan makanannya. Tapi hanya aku aja yang tak tertarik sama sekali, menurutku itu hanya membuang-buang waktu untuk persiapan Tes semester 2.
aat aku sedang menuju perpustakaan untuk meminjam beberapa buku untuk belajar, Bu Umi memanggilku dari belakang.

Mencintai Dikejauhan

Aku terus duduk di sini, sambil menatap pria yang sangat kusayangi dari SMP sampai SMA sekarang. Dia, Rio Dihamid pria yang sangat kucintai.
Tapi sayangnya aku cuma bisa duduk di sini tanpa ingin menyentuhnya, yah aku memang gadis yang pemalu, sedangkan dia, Pria yang populer di sini. Oh ya perkenalkan namaku Lily Lestari, aku cuma gadis biasa kok dan gak terlalu pintar dalam pelajaran.
“Ly?” suara itu membangunkan ku dari lamunan, dia temanku namanya Tia. “Eh iya?” refleks aku langsung menjawab. “Kamu kenapa?” tanyanya, “Eh? Mmm gak papa kok.” jawabku berbohong.
“Ly, aku tau kamu pasti liatin si Rio kan? Ly mau sampe kapan sih kamu liatin dia dari jauh? Apa gak cape? Ly lo harus maju dong, jangan bisanya cuma natap dia dari kejauhan dan apa kamu gak sakit gitu liat si Rio deket sama cewek?” beribu pertanyaan dilontarkan padaku. “Tia, aku gak papa kok liat Rio sama yang lain asal dia seneng, aku gak cape atau pun apa cukup liat Rio tersenyum itu udah lebih dari cukup.”
“Ly! Kamu bilangnya gak papa, tapi aku tau, pasti hati kamu sakit kan liat Rio deket cewek lain?”
Aku terdiam. Memang benar apa yang dikatakan Tia, rasanya sakit sekali jika dirasakan. Tapi aku memberikan senyuman kepada Tia, dan membuat Tia mengerutkan keningnya. “Tia, sudahlah jangan nanya terus, dan aku rela kok jika harus mengagumi tanpa dicintai, aku rela. Asalkan aku bisa terus melihat senyumnya.”
Tak lama mengatakan itu aku langsung berdiri dan membereskan buku yang berserakan di atas meja, karena waktu pelajaran telah habis. “Aku duluan.” aku bergegas untuk ke perpustakaan, karena dari tadi bel istirahat telah berbunyi.
Saat di koridor aku terus berjalan sambil memegang novel yangku bawa tadi, karena jika aku membacanya di dalam kelas pasti akan terganggu.

Popular

Catatanku